Sai Mahavakya, Sabda Sai Baba, Kumpulan kata kata mutiara Bhagawan Sri Sathya Sai Baba, cinta kasih, kebenaran, tanpa kekerasan, Hindu, kedamaian, kebajikan, Kata-kata bijaksana

 

 

SAI MAHAVAKYA
Kutipan-kutipan wejangan Bhagawan Sri Sathya Sai Baba


 

"(Kepatuhan terhadap) ajaran agama membentuk tiga-per-empat karakter kita."

"Atma menjaga kelangsungan hidup manusia berdasarkan kesehatan yang dimiliki badan jasmani dan rohani."

"Dalam perjalanan spiritual, hanya terdapat satu jalan mulia, yaitu jalan CINTA-KASIH."

"Hati yang murni merupakan pencapaian tertinggi dari seluruh upaya keras yang dilakukan oleh manusia."

"Lupakanlah perbuatan negatif yang telah diperbuat oleh orang lain terhadapmu, dan sebaliknya, lupakanlah perbuatan positif yang telah engkau perbuat terhadap orang lain."

"Tanpa adanya hati yang murni, maka tidak akan mungkin terdapat batin dan intellect (buddhi) yang murni."

"Pikiranmu mempunyai andil yang sangat penting dalam membentuk kehidupanmu."

"Kehidupan tanpa pengetahuan tentang diri sejati (Atma) adalah tak berguna sama sekali, persis seperti pohon tanpa akar, pohon tanpa buah dan buah yang tidak mempunyai sari manisnya."

"Jikalau satu orang siswa jelek perilakunya, maka hanya siswa itu saja yang terpengaruh... Tetapi jikalau satu orang guru berperilaku tak pantas, maka ratusan siswanya akan ikut ternodai."

"Membuang kualitas-kualitas diri yang jahat merupakan praktek spiritual yang sejati. Itulah yang disebut sebagai pengorban dan yoga yang sebenarnya."

"Tuhan ada di dalam dirimu. Tuhan ada di dalam setiap ucapan, perbuatan dan pikiranmu. Oleh sebab itu, berbicaralah, berperilaku dan berpikir secara pantas untuk-Nya."

"Sekali engkau memiliki Anugraha (rahmat Ilahi), maka Navagrahas (sembilan planet) tidak akan bisa mencelakaimu."

"Satu-satunya jalan untuk melayani Tuhan adalah dengan cara melayani sesama manusia."

"Hubungan antara bhakta dan Tuhan adalah dari hati ke hati dan dari cinta-kasih ke cinta-kasih."

"Suatu lapisan masyarakat hendaknya dileburkan menjadi satu melalui kesadaran bersama dalam ketuhanan."

"Tujuan dari aktivitas-aktivitas spiritual adalah untuk mencapai unifikasi dengan Tuhan."

"Persekutuan yang tanpa direncanakan oleh sekelompok manusia tidak secara otomatis akan menjadi suatu kumpulan masyarakat."

"Tindakan pelayanan yang engkau lakukan haruslah berdasarkan dorongan spontan dari dalam dirimu sendiri, yaitu dari hati yang penuh dengan cinta-kasih."

"Ketika gelombang yang muncul dari pemikiranmu yang positif menyebar ke mulutmu, maka engkau hanya akan mengucapkan kata-kata yang bajik."

"Yang terpenting bukanlah standar kehidupan, melainkan cara menjalani kehidupan."

"Sadhana spiritual bukan hanya sekedar diartikan sebagai melakukan meditasi atau japa (pengulangan nama Tuhan). Memahami tindakan-tindakan luhur adalah sadhana yang sebenarnya."

"Rahmat Tuhan adalah bagaikan asuransi. Beliau akan menolongmu di kala engkau membutuhkan pertolongan."

"Walaupun manusia saling berbeda dalam wujud dan nama, namun hati nurani hanya satu dan sama adanya."

"Cintailah semua mahluk hidup; maka itu saja sudah cukup."

"Doa secara individu, keluarga dan komunitas - semua ketiga jenis doa tersebut sangatlah penting."

"Kedamaian hati yang tidak mudah tergoncang oleh alasan apapun; inilah jenis kedamaian yang sebenarnya."

"Hanya apabila engkau telah berhasil menyadari bahwa dirimu sudah bersatu dengan-Nya, maka di momen seperti itu engkau tidak perlu lagi berdoa."

"Semua pekerjaan adalah milik Tuhan: Beliau-lah yang memberi aspirasi, menolong, melaksanakan, menikmati, menjadi senang, memetik hasilnya dan Beliau-lah yang menanamnya/menyemainya."

"Tuhan tidak akan pernah menyebabkan siapapun menderita."

"Cinta-kasih bersifat tanpa pamrih. Sedangkan di dalam diri yang selalu mementingkan dirinya sendiri, di sana tidak terdapat cinta-kasih."

"Cinta-kasih senantiasa memberi dan memaafkan. Sedangkan diri (ego) senantiasa menerima dan melupakan (jasa baik orang lain)."

"Oleh karena manusia telah melupakan hubungannya dengan Tuhan, maka itulah sebabnya mengapa ia dihantui oleh ketakutan dan terjerat dalam kegelisahan berkepanjangan."

"Batin yang tenteram akan menghasilkan badan yang sehat; sebaliknya badan yang sehat juga akan menghasilkan batin yang damai."

"Apabila engkau memahami bahwa Aham (I/aku), mind dan ucapanmu adalah merupakan bagian dari Divine family dan engkau juga bertindak sebagamana mestinya, maka dengan demikian, kehidupanmu akan disucikan."

"Manusia perlu direformasi (untuk menjadi lebih baik lagi)."

"Engkau akan dapat memurnikan tutur-katamu dengan mengucapkan kebenaran, mengikuti ajaran Dharma serta memupuk cinta-kasih dan kedamaian."

"Badan fisik ini akan tampil menawan jikalau karakter kita bagus; pelayanan kepada sesama serta ibadah kepada Tuhan akan memelihara pesonanya."

"Engkau tidak akan pernah gagal dalam kehidupanmu ini jikalau saja engkau mempunyai cinta-kasih terhadap Tuhan."

"Do good, see good, be good - inilah jalan untuk menuju kepada Tuhan."

"Sekali engkau menyadari bahwa dirimu adalah satu bersama-sama dengan Tuhan, maka engkau tidak akan pernah terpisah lagi (dari-Nya)."

"Divinity termanifestasikan di dalam lingkungan masyarakat."

"Sekali engkau merasakan kebahagiaan Ilahi, maka batinmu tidak akan pernah lagi mencari-cari kenikmatan duniawi."

"Tuhan akan senantiasa mengamati aktivitas-aktivitas manusia bahkan yang terkecil sekalipun untuk menemukan ada/tidaknya jejak-jejak cinta-kasih."

"Tuhan adalah cinta-kasih, hiduplah dalam cinta-kasih."

"Engkau mungkin saja merasa jenuh bila terus-menerus meminum nectar; tetapi tidaklah demikian halnya bila menyangkut cinta-kasih."

"Engkau tidak perlu mencari-cari ketenaran maupun penghormatan dari orang lain; yang jauh lebih penting adalah lakukanlah upaya untuk memenangkan rahmat dari Tuhan."

"Apabila engkau menerima umpatan/kata-kata yang kasar dari orang lain, maka janganlah engkau berperilaku yang sama terhadap orang tersebut; melainkan berbicaralah secara lembut dan penuh cinta-kasih."

"Uang datang dan pergi; tetapi apabila engkau memupuk moralitas, maka nilai-nilai tersebut akan tetap tertanam di dalam dirimu."

"Di dunia ini tidak ada obat yang bisa menyembuhkan rasa sakit yang ditimbulkan oleh ucapan-ucapan yang kasar."

"Semua kehidupan adalah sama adanya, oleh sebab itu, wahai Anak-Ku, perlakukanlah setiap orang secara sama rata."

"Hanya ada satu teman sejati yang senantiasa bersamamu, di dalam dirimu dan di sekitarmu. Dan Dia adalah Tuhan."

"Tahun menjadi baru, hari menjadi suci, yaitu ketika engkau mensucikannya dengan melalui disiplin spiritual dan bukan yang lainnya."

"Tiada jalan lain untuk mengenali Tuhan selain dari mengenal diri sendiri terlebih dahulu."

"Petiklah pelajaran dari cahaya dan cinta-kasih; keluarlah, sebarkanlah, kembangkanlah, lepaskanlah batasan-batasan antara miliku dan milikmu. Bersatulah dalam aliran cinta-kasih yang tiada batas."

"Meditasi adalah suatu bentuk pertanyaan terhadap diri-sendiri yang berlangsung secara internal; yaitu pertanyaan yang mempertanyakan siapakah diri ini, apa yang perlu dicintai dan apa yang perlu di hindari."

"Janganlah membaca bahan-bahan bacaan yang cenderung bersifat menggoda, jangan pula menonton pertunjukan yang berpotensi untuk menganggu keseimbangan batinmu."

"Seluruh umat manusia adalah milik dari satu agama, yaitu agama kemanusiaan."

"Engkau harus menjadikan mind (batin/pikiranmu) menjadi pelayan Tuhan, dan janganlah membiarkannya menjadi budak panca indera."

"Pendidikan duniawi (sekuler) memang sanggup menciptakan manusia hebat, namun pendidikan spiritual bertujuan untuk menghasilkan manusia yang mempunyai perilaku yang baik/bajik."

"Ikutilah Tuhan, Hadapilah setan, Bertarunglah hingga penghabisan dan akhirilah permainan ini."

"Pengertian yang sebenarnya dari culture (nilai budaya) adalah berupa pengikisan pikiran serta perbuatan yang negatif dan sebaliknya mengembangkan pemikiran yang suci serta melaksanakan perbuatan yang luhur /mulia."

"Perhatikan Ucapan, Perbuatan, Pikiran, Karakter serta Hatimu."

"Sadhana spiritual tidak akan membuahkan manfaat; jikalau engkau tidak memiliki unity dalam pikiran, ucapan dan perbuatanmu."

"Merupakan pemikiran yang salah bila kita beranggapan bahwa sudah sewajarnyalah bila manusia berbuat kesalahan/kekhilafan."

"Tidak ada jalan lain yang lebih mudah untuk mencapai peace (kedamaian) dan bliss (kebahagiaan) selain dari pengendalian panca inderamu."

"Manusia harus menyadari hutang-hutangnya terhadap masyarakat dan kewajibannya terhadapnya."

"Kepercayan diri merupakan landasan keyakinan kepada Tuhan."

"Sangat mudah bagi kita untuk bersikap ragu-ragu, dan sebaliknya sangatlah sulit untuk memiliki keyakinan."

"Ketika engkau mendekati Tuhan serta meminta pertolongan serta panduan-Nya, maka di saat itu berarti engkau sudah mengambil langkah awal untuk menyelamatkan dirimu sendiri."

"Spiritualitas adalah sesuatu yang menghapus sifat kebinatangan manusia serta memupuk sifat-sifat kemanusiaannya dan yang pada akhirnya mentransformasikan dirinya menjadi mahluk ilahi."

"Pandangan benar adalah pandangan yang akan menuntunmu ke arah pemahaman atas hal-hal yang baik, abadi dan benar."

"Jikalau engkau ingin mendapatkan kehidupan yang suci, maka engkau perlu terlebih dahulu memurnikan panca inderamu."

"Cinta-kasih haruslah diekspresikan sebagai tindakan pelayanan."

"Pengertian devotion (bhakti) yang sebenarnya adalah mengurangi kemelekatan pada badan jasmani dan sebaliknya meningkatkan kemelekatan terhadap Self sejati (Atma)."

"Pemberian Tuhan tidak akan pernah lapuk (oleh waktu), sedangkan yang diberikan oleh manusia tidak akan bertahan lama."

"Manusia luhur adalah mereka yang memiliki ucapan yang baik & benar; sebaliknya apabila ucapannya jahat & jelek, maka ia akan menjelma menjadi sosok yang jahat."

"Jikalau batin manusia tidak mengalami reformasi dan purifikasi, maka semua rencana untuk mereformasi dunia ini akan berakhir dengan sia-sia."

"Menjelang kematian, manusia harus bisa menyatakan secara gembira: Soham, Soham (Aku adalah Tuhan). Tujuan kehidupan ini memang tiada lain adalah untuk menyadari divinity kita sendiri."

"Janganlah mencoba untuk mencari ataupun mendiskusikan kejelekan yang ada pada diri orang lain, sebab upaya itu justru akan semakin menodai batinmu sendiri!"

"Memasrahkan semua buah hasil perbuatan kepada Tuhan adalah merupakan pengorbanan sejati."

"Devotion (bhakti) bukanlah sejenis seragam yang hanya dikenakan pada hari-hari tertentu saja dan kemudian ditanggalkan di hari berikutnya."

"Kebahagiaan tidaklah diperoleh melalui pemenuhan keinginan-keinginan (duniawi), melainkan justru kebahagiaan akan tercapai di kala keinginan-keinginan tersebut sudah berhasil dimusnahkan."

"Kembangkanlah persahabatan dengan Tuhan, maka seisi dunia ini akan berada di bawah kendalimu."

"Setiap orang adalah perwujudan Ilahi."

"Karakter adalah berkah/hadiah yang paling berharga yang diberikan oleh pendidikan."

"Kehidupan ini adalah tantangan, hadapilah! Kehidupan ini adalah bagaikan mimpi, wujudkanlah! Kehidupan ini adalah permainan, jalanilah! Kehidupan ini adalah cinta-kasih, nikmatilah!"

"Engkau semuanya adalah anggota keluarga yang sama, yang terikat melalui agama cinta-kasih."

"Merupakan perbuatan dosa apabila engkau menuduh orang lain, apabila sementara itu di dalam dirimu masih terdapat setumpuk kejahatan."

"Engkau hanya bisa merasakan kedamaian apabila engkau mengembangkan hubungan hati-ke-hati dengan sesamamu."

"Kebijaksanaan akan muncul ketika semua pikiran-pikiran telah berakhir."

"Terdapat dua hal yang harus engkau lupakan, yaitu kebajikan (perbuatan bajik) yang sudah engkau berikan kepada orang lain dan kesalahan yang dilakukan orang lain terhadap dirimu."

"Manusia sekarang banyak yang tidak mengendalikan panca inderanya; sebagai akibatnya, mind orang-orang tersebut juga terperosok ke dalam selokan."

"Kesejahteraan seseorang tergantung pada bagaimana ia menyikapi kepuasan dirinya sendiri."

"Baik secara sadar maupun tidak, setiap mahluk hidup di dunia ini sebenarnya sedang dalam perjalanan/jiarah spiritual."

"Sifat manusia adalah memiliki kemelekatan jasmani; sedangkan Divine adalah total ketidak-melekatan."

"Penyakit ditimbulkan oleh mind, dan bukan oleh badan jasmani."

"Setiap bentuk pengalaman yang diperoleh melalui panca indera akan mempunyai dampak terhadap kesehatanmu."

"Apabila engkau menyadari bahwa dirimu bersama-sama dengan Tuhan, untuk Tuhan dan dari Tuhan; maka di kala itu engkau akan menemukan Tuhan dimana-mana."

"Walaupun hidup di tengah-tengah lingkungan masyarakat (yang hiruk-pikuk), namun engkau perlu tetap menjaga ketenangan batinmu."

"Berbagai macam cobaan diberikan Tuhan kepada para bhakta-Nya sebagai cara untuk menguji keyakinan bhakta tersebut serta untuk memurnikan hatinya."

"Pikiran/batin manusia hanya melihat perbedaan/perpecahan, sedangkan cinta-kasih hanya melihat unity (persatuan)."

"Devotion (bhakti) sejati terletak pada sikap patuh terhadap perintah Tuhan dan penyebaran pesan-pesan-Nya."

"Kondisi sekarang ini adalah hasil produksi masa lampau, namun ia juga merupakan benih untuk masa yang akan datang."

"Yang diperlukan dewasa sekarang ini adalah transformasi (diri). Dan transformasi itu hanya bisa terjadi jikalau setiap orang bertanya kepada dirinya sendiri 'siapakah aku ini'?"

"Hanya ada satu Tuhan, dan Beliau bersifat Omnipresent."

"Baik dan jelek hanyalah refleksi dari batin kita sendiri; sebab mereka tidak pernah eksis di dalam diri orang-orang di sekitar kita."

"Hanya ada satu ras, yaitu ras kemanusiaan."

"Hanya ada satu agama, yaitu agama cinta-kasih."

"Manusia harus dimurnikan melalui proses samskara agar kualitas-kualitas negatifnya dapat dihapuskan dan agar ia kembali bersinar dalam kemurniannya yang cemerlang."

"Hanya ada satu bahasa, yaitu bahasa hati nurani."

"Setiap bentuk pekerjaan yang bila dilakukan tanpa adanya sikap membeda-bedakan antara pekerjaan pribadi atau pekerjaan Tuhan, maka pekerjaan/tugas tersebut akan menjadi pelayanan/service."

"Politik yang tanpa prinsip, Pendidikan tanpa pembentukkan karakter, Ilmu pengetahuan yang tidak dilandasi oleh nilai-nilai kemanusiaan serta Perdagangan yang tidak mempedulikan moralitas - semuanya itu bukan saja tak berguna, tetapi juga sangatlah berbahaya."

"Kebodohan (batin) merupakan salah-satu penyebab utama timbulnya penderitaan."

"Tuhan telah membekalimu waktu, ruang, faktor penyebab, materi, ide, ketrampilan, kesempatan dan keberuntungan. Mengapa pula engkau harus merasa seolah-olah dirimulah yang melakukan semuanya itu?"

"Apabila kita pasrahkan batin kita kepada Tuhan seutuhnya, maka Beliau pasti akan melindungi kita dengan berbagai macam cara."

"Cinta-kasih merupakan sesuatu yang sungguh amat langka dewasa ini!"

"Belajarlah untuk berbicara sesuai dengan yang engkau rasakan, dan bertindak sesuai dengan yang engkau ucapkan."

"Pikiran yang sempit akan memilih jalan yang sempit pula; kembangkanlah pandangan batinmu agar kelak engkau menempuh jalan tol dalam bentuk sikap siap membantu, welas-asih dan pelayanan."

"Jikalau engkau pasrah kepada Tuhan, maka Beliau akan menuntun dan melindungimu."

"Engkau tidak perlu harus membiarkan dirimu dituntun oleh pendapat maupun saran dari orang-orang di sekitarmu yang bertentangan dengan suara/kata hati nuranimu."

"Manusia akan menyadari misi (kelahirannya) di dunia ini jikalau ia sudah berhasil mengenal dirinya sebagai Divine dan menghormati orang lain juga sebagai Divine."

"Seperti halnya api tetap diperlukan sebelum proses penanakan nasi matang, maka demikian pula, latihan spiritual tetap diperlukan hingga engkau menyadari Divinity yang ada di dalam dirimu sendiri."

"Para guru haruslah menjadi contoh yang benar dalam hal nilai-nilai cinta-kasih dan kebenaran."

"Menjadi contoh suri teladan yang baik merupakan salah-satu bentuk pelayanan yang paling baik."

"Keinginan (duniawi) akan membuat manusia melupakan jati dirinya yang sebenarnya dan menurunkan derajatnya sebagai manusia."

"Biarkanlah eksistensi dari berbagai macam bentuk keyakinan, biarkanlah mereka berkembang dan biarkanlah kemuliaan Tuhan dinyanyikan dalam semua jenis bahasa dan dalam berbagai bentuk ragam irama."

"Dedikasikanlah semua pikiran, ucapan dan perbuatanmu kepada-Nya."

"Keyakinan adalah bagaikan nafas kehidupan kita. Adalah tidak mungkin untuk bertahan hidup barang hanya semenit bila tanpa disertai oleh keyakinan."

"Renunciation (praktek ketidak-melekatan) merupakan (praktek) untuk membekali diri dengan kekuatan dalam menghadapi negativitas serta untuk menjaga agar mind (batin) tetap terkendali."

"Hadapilah kegagalan maupun kemenangan dengan sikap yang tenang."

"Hati manusia haruslah digembleng melalui latihan spiritual seperti pengulangan nama-nama Tuhan."

"Manusia sejati adalah ia yang mengikuti jalan kebenaran, kebajikan dan pengorbanan."

"Untuk mencapai nirvana atau pembebasan (sejati), maka engkau harus memiliki sikap tenggang-rasa dan berupaya untuk mengakhiri/meringankan penderitaan sesamamu."

"Cinta-kasih tak akan memberi ruangan bagi sikap yang picik dan cara pandang yang sempit."

"Para siswa hari ini akan menjadi guru-guru di kemudian hari."

"Pendidikan yang telah engkau peroleh dari masyarakat haruslah didedikasikan kembali dalam bentuk pelayanan."

"Tidaklah penting untuk mengetahui seberapa besarnya engkau mencintai Tuhan; tetapi yang jauh lebih penting adalah mengetahui seberapa besarnya Tuhan mencintaimu."

"Kebenaran adalah satu-satunya kerabat dan sahabat sejatimu."

"Kehidupanmu akan menjadi betul-betul bermanfaat hanya jikalau engkau melibatkan diri di dalam tindakan pelayanan kepada masyarakat."

"Kita harus menyadari bahwa manusia tidak hanya memiliki batin yang tersusun dari buah-buah pikiran, tetapi ia juga memiliki hati (nurani) yang dapat digunakan untuk mempraktekkan (nilai-nilai kemanusiaan)."

"Pendidikan haruslah dimanfaatkan untuk membentuk karakter."

"Yakinilah bahwa dirimu adalah Tuhan. Jangan pernah beranggapan bahwa Tuhan adalah seorang master, sedangkan dirimu adalah budak-Nya."

"Di dunia ini tidak ada hal lain yang lebih berharga daripada adanya seorang bhakta yang sejati."

"Kita haruslah mengendalikan keinginan-keinginan kita. Janganlah menghambur-hamburkan uang, membuang-buang waktu, menyia-nyiakan makanan dan energi."

"Ketika duduk untuk makan, maka kita merasa tubuh kita ringan dan tanpa kesulitan untuk menggerakkannya. Ketika selesai makan, maka kita harus bisa bangun kembali dengan perasaan ringan dan tanpa beban tambahan."

"Dengan berbekal cinta-kasih, kita akan melihat setiap insan sebagai satu keluarga Ilahi."

"Karakteristik dasar manusia terdiri atas tiga hal, yaitu: kemampuan untuk berpikir, sanggup membedakan antara yang benar dan salah dan melaksanakan (sesuai dengan ajaran/praktek)."

"Kebijaksanaan hanya akan terealisasikan apabila engkau menkonversikan intelligence (kepintaranmu) menjadi skill (ketrampilan)."

"Dampak negatif dari perbuatanmu akan dapat diatasi dengan cara mengkonsentrasikan batin/pikiranmu kepada Tuhan."

"Sejujurnya, engkau dapat merubah nasibmu jikalau engkau berhasil mendapatkan rahmat Tuhan, persis seperti halnya yang dialami oleh Markandeya."

"(Seva) pemberian makanan (narayana seva) kepada mereka yang kelaparan merupakan bentuk pemberian yang paling mulia."

"Melanggar perintah Divine dapat diartikan sebagai pengingkaran terhadap prinsip-prinsip fundamental Sathya dan Dharma."

"Aku menginginkan kedamaian. "Aku" dalam hal ini adalah ego dan "want" adalah keinginan. Coba singkirkan sang ego dan keinginan, maka engkau secara otomatis mendapatkan kedamaian."

"Selama engkau masih berpikiran bahwa engkau sedang melayani orang lain, maka itu pertanda bahwa engkau masih sosok orang yang egoistis."

"Pergaulan dengan mereka yang saleh sangatlah penting, sebab ia akan membantumu dalam mengembangkan kualitas-kualitas diri yang baik."

"Sebagaimana engkau kira dirimu sangat dekat dengan Tuhan, maka demikian pula kedekatan Tuhan terhadap dirimu."

"Sintesa atau pengertian dari kemurnian bahan makanan adalah termasuk menghirup udara yang bersih, mendengarkan suara-suara yang baik, melihat pemandangan yang positif serta menyentuh obyek-obyek yang suci."

"Sebagaimana lebah madu mampu menghisap sari madu dari bunga-bungaan, maka demikian pula hendaknya manusia sanggup untuk menimba sari madu dari sumur kehidupan yang dihiasi oleh suka & duka ini."

"Kepuasan yang engkau peroleh dari tindakan memberikan pelayanan sesungguhnya adalah merupakan hadiah yang sangat berharga."

"Kehidupan ini adalah untuk mencintai, mendengarkan, menghibur, mempelajari dan menjalani kehidupan (yang bajik)."

"Pendidikan yang berbasiskan informasi akan menjadikan manusia sebagai komputer, sedangkan pendidikan dengan basis transformasi akan menjadikannya sebagai seorang komposer (manusia yang berguna)."

"Cobalah untuk berperilaku sedemikian rupa sehingga engkau tidak merugikan orang lain."

"Kesehatan adalah Kesejahteraan."

"Suatu bangsa yang tidak melakukan pengekangan atas unsur sensualitasnya, maka negara seperti itu tidak akan bisa bertahan lama dalam mengarungi zaman."

"Semua nama dan rupa adalah milik Tuhan."

"Hal pertama yang harus engkau lakukan untuk menimbulkan kesan di dalam batinmu tentang "realitas (Atmic)" adalah dengan jalan mengulang-ulang nama Tuhan serta berkontemplasi atas kemuliaan-Nya di dalam batinmu."

"Milikilah pemikiran-pemikiran yang konstruktif; tutur-kata yang menghibur dan tindakan yang dilandasi oleh kewelas-asihan."

"Karakter adalah jauh lebih penting daripada intellect (kepintaran)."

"Sikap/attitude yang dimiliki oleh masyarakat saat ini akan menjadi akar (penentu) dari kondisi masyarakat di masa yang akan datang."

"Jikalau di dalam hatimu terdapat kebajikan, maka karaktermu pasti akan menjadi indah.
Dan jikalau terdapat keindahan dalam karaktermu, maka akan terciptalah keharmonisan dalam rumah-tanggamu."

"Apabila terdapat keharmonisan di dalam rumah-tangga, maka akan terbentuk tatanan yang damai di dalam suatu bangsa.
Apabila terdapat kedamaian dalam suatu bangsa, maka akan terciptalah kedamaian di seluruh dunia."

"Apabila engkau maju satu langkah menuju kepada Tuhan; maka beliau akan maju sepuluh langkah mendekatimu."

"Meditasi tiada lain adalah upaya untuk menaklukkan keinginan-keinginan (duniawi)."

"Persahabatan adalah ekspresi cinta-kasih yang tak tergoyahkan, yaitu cinta-kasih yang mulia, murni, bebas dari keinginan (duniawi) maupun egoisme."

"Janganlah melakukan tindakan pelayanan yang bersifat eksibisionis; artinya janganlah engkau bersikap pamrih dan bahkan engkau tidak perlu mengharapkan ungkapan terima-kasih dari orang-orang yang engkau layani."

"Para siswa hendaknya mempelajari ilmu pengetahuan yang benar yang akan membekalinya dengan energi Ilahi; janganlah hanya sekedar berpuas diri dengan bookish knowledge yang berpotensi untuk menimbulkan 'alergi'."

"Cinta-kasih merupakan suatu nilai penting yang bersifat permanen di antara umat manusia. Ia telah ada bersama-sama dengan ktia sejak kelahiran."

"Anggaplah tindakan pelayanan kepada sesama umat manusia sebagai nafas kehidupanmu, maka dengan demikian, engkau juga akan memiliki kemuliaan Ilahiah."

"Kepala (otak) kita melihat kemajemukan dalam sesuatu yang sebenarnya bersifat unity, sedangkan sebaliknya, hati (nurani) membuktikan adanya prinsip bhinneka tunggal ika (unity in diversity)."

"Kembangkanlah keinginan (untuk mencintai) Tuhan. Pupuklah cinta-kasih itu sehingga dengan demikian engkau akan memperoleh kebahagiaan yang berlimpah."

"Manusia sejati adalah ia yang memiliki sikap welas-asih, tenggang-rasa, simpatik dan jiwa pengorbanan."

"Manusia dapat mengangkat derajatnya dari level sekedar human menjadi divine melalui praktek nilai-nilai kemanusiaan."

"Sebenarnya bliss (kebahagiaan) sudah ada di dalam dirimu, ia bersumber dari perasaanmu yang suci & murni."

"Walaupun seseorang tak memiliki (harta/jabatan) apapun juga, namun ia masih bisa mencapai hal-hal yang paling tinggi sekalipun jikalau ia memiliki kemurnian di dalam hatinya."

"Peliharalah orang-tuamu yang sudah lanjut usia; hormatilah mereka."

"Makanan dan kebiasaan bertanggung-jawab atas kualitas (karakter) dari manusia, baik itu yang positif maupun yang negatif."

"Hanya kecenderungan-kecenderungan internal yang bersumber dari dalam hati (nurani)-lah yang sejati dan abadi."

"Hatimu haruslah dipenuhi oleh kewelas-asihan, sebab hanya dengan demikianlah, barulah ia dapat disebut sebagai kuil bagi Tuhan."

"Tindakan pelayanan barulah menjadi bermakna jikalau pelayanan itu diberikan kepada mereka yang miskin dan yang membutuhkan uluran tangan."

"Tak ada sesuatupun yang tidak akan tercapai oleh mereka yang telah memiliki Rahmat Ilahi."

"Walaupun engkau memiliki kualifikasi pendidikan yang tinggi sekalipun, namun apabila engkau tidak memiliki hati yang murni; maka engkau tetap tidak akan bisa memahami tentang prinsip Atma."

"Pendidikan sejati adalah pendidikan yang bisa menyingkirkan polusi di batin (pikiran) serta mengembangkan karakter."

"Sadhana sejati termasuk dalam hal melakukan upaya untuk menyingkirkan ilusi yang selama ini mencakupi Antakarana (batin)."

"Divinity latent terdapat di dalam diri manusia, namun engkau memberikan berbagai macam atribut nama dan rupa kepada-Nya dan mencoba mevisualisasikan-Nya melalui berbagai macam cara ibadah dan ritual."

"Janganlah hanya mencari kesenangan melalu; yang lebih penting adalah upayakanlah untuk selalu menambah kebijaksanaan."

"Singkirkanlah semua beban dari kepalamu dengan cara mengalihkannya kepada Tuhan; pasrahkanlah segalanya kepada kehendak & hukum-Nya."

"Walaupun engkau adalah sebuah gunung, namun engkau harus merasakan bahwa seolah-olah engkau hanyalah seonggok tanah; sebaliknya, walaupun engkau sebenarnya hanyalah seonggok tanah, namun janganlah engkau berpura-pura seolah-olah engkau sudah bagaikan sebuah gunung."

"Nama Tuhan merupakan senjata yang dapat melindungimu terhadap ancaman bahaya dalam rimba kehidupan ini."

"Lidah kita hendaknya digunakan untuk melafalkan nama-nama Tuhan, bukan untuk berdesis seperti seekor ular ataupun mengaum dengan niat untuk menebarkan rasa ketakutan."

"Kesejahteraan yang paling didambakan adalah Rahmat Tuhan; dengan perkataan lain, wujud kekayaan yang paling layak untuk diperoleh adalah Rahmat Ilahi."

"Penyakit yang paling kronis yang diderita oleh manusia adalah Ajnana - yaitu kebodohan batin."

"Untuk menyeberangi lautan "kelahiran dan kematian", maka diperlukan jembatan dalam bentuk nishta atau disiplin yang ketat."

"Konsekuensi karma hanya bisa dihapus dengan menggunakan karma juga, seperti halnya duri yang hanya bisa disingkirkan dengan menggunakan duri lainnya."

"Kehidupan ini adalah medan perang dalam menghadapi berbagai musuh dalam bentuk rintangan/hambatan, kesulitan, keragu-raguan, dorongan (yang bersifat rendah/duniawi)."

"Keinginan-keinginan (duniawi) yang masih bercokol di dalam batin adalah bagaikan noda yang mengotori kesadaran manusia."

"Metode yang paling efektif untuk mengembangkan Prema adalah melalui praktek Namasmarana (pengulangan nama-nama Tuhan)."

"Egoisme adalah merupakan pot untuk berkembang-biaknya berbagai macam benih-benih kualitas diri yang negatif seperti: keserakahan, keiri-hatian, kemarahan, kedengkian serta berbagai macam kecenderungan-kecenderungan lain yang tidak baik."

"Pelajarilah seni untuk berenang menyeberangi samudera kehidupan ini di tengah-tengah gelombang kesuksesan dan kegagalan. Inilah jenis ketrampilan yang benar-benar perlu dikuasai."

"Upaya-upaya spiritual janganlah menjadi hanya sekedar pengulangan secara mekanis atas beberapa formula maupun formalitas lainnya yang tanpa makna."

"Latihlah batin/pikiranmu untuk merenung terhadap dirimu sendiri (internal) daripada hal-hal yang bersifat eksternal."

"Pelayanan telah menjadi bahasa yang sedemikian umum, namun makna/artinya telah mengalami degradasi sebagai akibat ulah (kemunafikan) para pelaksananya."

"Seva adalah salah-satu bentuk pemujaan kepada Tuhan, yaitu dalam aspek-Nya sebagai vishwa-virata swarupa - Ia yang memiliki multi wujud dan yang kemuliaan-Nya mencakupi seluruh alam semesta."

"Devotion (bhakti) adalah pasrah-diri secara total; ia bukanlah urusan yang bersifat part-time maupun sesuatu yang bisa dicicil sedikit demi sedikit."

"Ketika engkau mengklaim hak-hak yang engkau miliki, maka pada saat yang sama engkau juga harus siap & rela untuk ikut memikul kewajibanmu juga."

"Dengan tangan di dada, ikrarkanlah bahwa, "Aku adalah manusia; Aku adalah mahluk yang memiliki jiwa-jiwa kemanusiaan."

"Dalam segala hal yang engkau lakukan maupun katakan, sadarilah eksistensi Tuhan serta kekuatan cinta-kasih-Nya."

"Cinta-kasih terlahir dari rahim Seva."

"Tanpa adanya karakter yang murni, maka ajaran-ajaran Dharma menjadi tak berdaya."

"Alam ini merupakan sekolah dan laboratorium bagimu, ia merupakan pintu gerbang menuju ke pembebasan dan ia juga bagaikan panorama yang memperlihatkan keindahan & kemuliaan Tuhan."

"Bila engkau hidup sesuai dengan sifat ahlakmu yang sebenarnya, maka itu berarti engkau akan dekat dengan-Nya."

"Tuhan tidak mendekati maupun menjauhimu; sebaliknya justru engkaulah yang mendekati atau menjauhi-Nya. Tuhan tidak mengenal suka maupun tidak suka."

"Engkau juga memiliki Prinsip-Prinsip Sai di dalam dirimu, perbedaannya hanya terletak dalam kadar voltasenya saja."

"Bersihkanlah hati (nurani) dengan detergen berupa: Japa dan thapa sembari menggunakan air prema. Menggunakan detergen saja tidak akan berhasil; keberadaan air sangatlah penting."

"Ketika pikiranmu sedang dilanda oleh ketakutan, kegelisahan maupun kesedihan, maka segeralah melakukan pengulangan nama-nama Tuhan."

"Kemajuan spiritual dan bliss sangatlah tergantung pada upaya-upaya yang dilakukan secara penuh disiplin."

"Keyakinan dan kepercayaan kepada Brahma, Vishnu dan Maheswara merupakan aspek yang penting dalam ziarah kita di muka bumi ini."

 

 

profile counter myspace

Powered by: 000webhost.com